RUSIA – Perang Rusia-Ukraina masih terus berkecamuk dan belum diketahui pasti kapan akan berakhir. Hari ini, Jumat (1/9/2023), perang Rusia-Ukraina sudah memasuki hari ke-555.
Berikut perkembangan utamanya, dikutip dari Aljazeera:
• Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa senjata jarak jauh buatan Ukraina berhasil mencapai target sejauh 700 km (435 mil).
• Pasokan makanan dan logistik kian memburuk, termasuk untuk unit militer dan penduduk Ukraina, kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar.
• Editor pertahanan Al Jazeera Alex Gatopoulos mengatakan bahwa Ukraina sudah mencapai titik krisis selama berbulan-bulan. Oleh karena itu, Ukraina perlahan mulai bergerak ke wilayah Zaporizhia, merebut kota demi kota ketika pasukan Rusia menyerang mereka.
• Mykhailo Podolyak yaitu penasihat kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, berkata bahwa “mendorong Rusia untuk melanjutkan agresinya. Namun demikian, Ukraina dengan tegas mematuhi kewajiban untuk tidak untuk menggunakan senjata mitranya untuk menyerang wilayah Rusia,” katanya.
• Pertahanan udara Rusia menghancurkan sebuah drone yang dekat dengan Moskow, di distrik Voskresensky, sekitar 60 km (37 mil) dari ibu kota, hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Sergei Sobyanin.
• Enam anggota angkatan bersenjata Ukraina tewas dalam insiden kecelakaan dua helikopter, saat menjalankan misi di Ukraina Timur.
• Gubernur wilayah Bryansk Rusia mengatakan bahwa terdapat dua penyintas Ukraina tewas dan lima lainnya ditangkap saat penyerbuan ke wilayah tersebut. Tiga yang ditangkap mengalami luka-luka, kata Gubernur Alexander Bogomaz.
• Unit anti pesawat Rusia menghancurkan drone Ukraina di atas wilayah Bryansk, kara kementerian pertahanan Rusia.
• Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa ia tidak menginginkan perdamaian di Ukraina dalam waktu dekat. “Tentu saja saya berbohong jika saya mengatakan bahwa saya yakin kita melihat kemungkinan perdamaian di Ukraina dalam waktu dekat,” ujar dia.
• Walikota Kyiv Vitali Klitschko, mengatakan bahwa 800 juta hryvnia ($21,7 juta) akan diberikan untuk membangun benteng dan kebutuhan militer yang mendesak di ibu kota Ukraina.
• Menurut laporan berita lokal Ukrainska Pravda, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksi Reznikov bisa saja digantikan oleh ketua dana properti negara Ukraina.
• Sukarelawan Inggris bernama Sam Newey yang berumur 22 tahun tewas di Ukraina, dalam pertempuran garis depan kata kerabatnya. Dia baru saja berusia 21 tahun ketika dia memutuskan untuk menjawab panggilan tersebut dan melakukan perjalanan ke Ukraina untuk melawan Imperialisme Rusia,” kata Dan Newey dalam sebuah postingan di Facebook.
Pasukan tentara bayaran Wagner
• Kepala tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin mengatakan tentang ancaman keamanannya sebelum ia meninggal dalam kecelakaan pesawat. “Bagi mereka yang mendiskusikan apakah saya masih hidup atau tidak, bagaimana kabar saya saat ini adalah akhir pekan, paruh kedua Agustus 2023. Saya berada di Afrika,” ujar Prigozhin dalam video yang dipublikasi oleh Gray Saluran Zone Telegram. Seraya tambahnya, “Jadi bagi orang-orang yang suka berdiskusi tentang pemusnahan saya, atau kehidupan pribadi saya, berapa penghasilan saya atau apa pun, semuanya baik-baik saja,” ujar dia.
• Dimitry Uktin tewas saat kecelakaan pesawat yang juga menewaskan Prigozhin, ia dimakamkan di Mytishchi di pinggiran Moskow. Wagner sendiri diberi nama oleh Utkin karena tanda panggilannya yaitu “Wagner”.
Diplomasi
• Menteri Luar Negeri Lituania Gabrielius Landsbergis berkata bahwa Uni Eropa harus berhenti mendukung Ukraina selama diperlukan dan menggantinya dengan mendukung Ukraina menuju kemenangannya.
• Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba juga mengatakan bahwa ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares dan membahas aksesi Ukraina ke UE serta perluasan bantuan militer Spanyol.
• Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi Rusia pada 4 September. Mereka akan membahas dampak perang di Ukraina serta pembatalan perjanjian ekspor biji-bijian Ukraina melalui Laut Hitam, menurut laporan kantor berita Reuters.
Keamanan wilayah
• Karena serangan pesawat tak berawak dari Ukraina, lebih dari 40 penerbangan ditunda di bandara Vnukovo dan Domodedovo Moskow hingga beberapa pekan terakhir, menurut laporan Kommersant.
• Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Rusia sudah mengerahkan jet tempur MiG-31 setelah pesawat patroli P-8A Poseidon Norwegia mendekati perbatasan Rusia dari Laut Barents. Ketika sebuah pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat militer asing tersebut memutar balik dari perbatasan negara Federasi Rusia,” kata kementerian pertahanan.
• Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengusir tentara bayaran Wagner dari Belarus, ia mengatakan bahwa tentara Wagner bodoh dan tidak berprinsip, menurut laporan kantor berita BeITA.
Perdagangan
• Zelensky dari Ukraina mengatakan dia bertemu dengan Charles Woodburn, CEO BAE Systems, yaitu perusahaan senjata, keamanan, kedirgantaraan multinasional Inggris, dan perusahaan tersebut mulai beroperasi di Ukraina.
Bantuan Militer
• Jerman mengumumkan daftar senjata baru dan peralatan lain yang akan diberikan kepada Ukraina, termasuk 20 tank tempur leopard, rudal patriot dan lebih dari 100 drone pengintai.
Ekspor biji-bijian Laut Hitam
• Afrika mengalami kekurangan pangan, lalu Kremlin menanggapi hal tersebut bahwa tidak ada kaitannya dengan Rusia. Kemungkinan Ukraina juga mengirimkan gandumnya dengan melintasi Laut Hitam selama perang.
• Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, mengatakan bahwa kesepakatan gandum di Laut Hitam adalah hal penting bagi ketahanan pangan dalam konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
• Lavrov mengatakan juga bahwa Moskow tidak akan menerima jaminan sebelum kesepakatan gandum diperpanjang.
Sanksi
• Menurut laporan kantor berita Reuters, India meminta Amerika Serikat untuk melepaskan $26 juta milik dua perusahaan berlian India yang dibekukan akibat dugaan hubungan mereka dengan perusahaan pertambangan Rusia Alrosa.
• Pemerintahan Inggris juga mengatakan bahwa perusahan jasa keuangan Wise Payments telah melanggar peraturan sanksi terhadap Rusia. Hal tersebut karena perusahaan yang dimiliki adalah seseorang yang termasuk dalam daftar sanksi.
(Susi Susanti)