Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Atasi Polusi Udara Jakarta, BMKG Ungkap Cara Kerja Water Mist Generator

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |11:03 WIB
 Atasi Polusi Udara Jakarta, BMKG Ungkap Cara Kerja Water Mist Generator
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

Lebih lanjut, Handoko pun memberi contoh di China yang menggunakan air sungai untuk penyemprotan di darat. Namun, muncul residu yang akhirnya menjadi polutan baru bahkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meminta tidak dilakukan penyemprotan di darat.

“Kedua pengalaman di China menggunakan air sungai ya semprot cara masuk dari darat kemudian timbul persoalan residu airnya itu malah jadi penyakit menjadi polutan baru sehingga WHO notice itu akan melakukan seperti itu,” jelasnya.

Sehingga, kata Handoko, salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggunakan water mist generator. Alat ini akan menghasilkan butiran-butiran air yang lembut sehingga mampu menggulung partikulat-partikulat penyebab polusi udara.

“Maka agar tetap ada proses apa peluruhan partikulat polutan kita buat yang namanya mist generator, jadi alat yang mampu menghasilkan butiran air yang lembut yang mampu menggulung partikulat-partikulat itu, meluruhkan itu tapi tidak terlalu boros air,” katanya.

Selain itu, Handoko mengatakan, water mist generator idealnya dipasang di ketinggian 50 meter, meskipun bisa juga di ketinggian 100 hingga 200 meter, sehingga butiran air yang dihasilkan bisa menyebar untuk menangkap polutan.

“Pada ketinggian tertentu idealnya sekitar 50 meter lah, minimal 20 meter, bisa sampai 100-200 meter kita produce kabut air begitu air yang sangat halus seperti kabut yang akan menyebar lalu dia akan berusaha untuk jatuh karena gravitasi sambil menangkapi polutan-polutan itu,” ungkapnya.

Handoko pun memastikan bahwa water mist generator didesain agar tidak boros. Dia mengatakan dalam satu jam hanya memerlukan setengah kubik air. Bahkan, jika dihitung harga air PDAM hanya mengeluarkan biaya Rp1.500,- dalam satu jam.

“Jadi karena alat ini memang kita desain agar tidak boros maka kita buat pengkabutannya itu yang dibutuhkan dalam waktu 1 jam itu kira-kira hanya setengah kubik air, 1 jam setengah kubik, kalau kita harga air PDAM itu kalau setengah kubik itu kira-kira ya 1.500 rupiah,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement