Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suami Gorok Mama Muda di Bekasi, Ibu Korban: Saya Mau Pelaku Ditembak Mati!

Ade Suhardi , Jurnalis-Rabu, 13 September 2023 |11:05 WIB
Suami Gorok Mama Muda di Bekasi, Ibu Korban: Saya Mau Pelaku Ditembak Mati!
Korban pembunuhan suami di Bekasi/Tangkapan layar media sosial
A
A
A


BEKASI - Mega Suryani Dewi (24), seorang ibu muda meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Nando Kusuma Wardana (25) di rumah kontrakan Jalan Cikedokan, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa tragis ini menyisihkan duka yang mendalam. Keluarga korban pun berharap pelaku dihukum seberat-beratnya yaitu dengan hukuman mati.

"Dihukum seberat-beratnya, kalau bisa ditembak mati," ucap Linda (52), ibu kandung korban di Desa Tridayasakti, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (13/9/2023).

Sebagai ibu kandung atas peristiwa itu, Linda ikut merasakan apa yang dirasakan oleh anaknya. Mengingat akibat kejadian sadis ini, kedua anak korban yang masih balita juga menjadi korban karena kehilangan orang tuanya.

"Kata pak polisi anak saya (korban) diituin (disayat lehernya) masih sadar, enggak pingsan, itu betapa sakitnya saya bayangin, anak saya udah gak berdaya terus digituin, pokoknya saya udah enggak mau lihat dan dengar dia (pelaku) lagi lah," kata Linda sambil menitikan air mata.

Linda menceritakan, keseharian korban bekerja di perusahaan kosmetik di Jakarta. Sedangkan pelaku bekerja di pabrik di Kawasan Industri MM2100. Namun, jika dibandingkan penghasilan Mega lebih besar daripada penghasilan Nando.

"Dia (pelaku) juga kerja, tapi saya enggak tahu dimananya, ya mungkin penghasilannya kurang makanya dia ojek online juga, kalau anak saya (korban) lumayan penghasilannya," ungkapnya.

Linda menuturkan, selain dari sisi penghasilan yang kurang, bahkan pelaku juga diketahui banyak memiliki utang. Persoalan itu terkadang menjadi pemicu pelaku melakukan kekerasan terhadap korban.

"Jadi ada saksi yang pernah dengar MSD bilang ke pelaku 'gue capek bayarin utang lu terus', setelah itu ada kedengeran suara benturan di tembok, tapi enggak tahu itu suara apaan," tuturnya.

Korban dan pelaku dikaruniai dua anak. Anak pertama laki-laki saat ini berusia 3,5 tahun. Sedangkan anak kedua perempuan berusia 18 bulan. Setelah kejadian ini, kedua anak korban kini tinggal bersama Linda di Tambun Selatan.

Polisi menyatakan pembunuhan sadis ini dilatar belakangi persoalan ekonomi rumah tangga dan sakit hati. Karena emosi yang memuncak, pelaku membunuh korban dengan cara digorok lehernya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement