JAKARTA - Polri mengerahkan 434.197 personel untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2024 dalam operasi bersandi Mantap Brata.
"Pada pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri menurunkan personel sebanyak 434.197 personel," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada awak media, Jakarta, Kamis (28/9/2023).
Ratusan ribu personel kepolisian itu dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran se-Indonesia.
Sandi menjelaskan, untuk pelaksanaan Pemilu nantinya pengamanan dilakukan mulai dari awal hingga akhir dari pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Pemilu bisa kita laksanakan secara dan tentunya yang menjadi puncaknya nanti pada waktu pelaksanaan pemilu langsung di TPS disesuaikan dengan karakteristik wilayah yang ada," ujar Sandi.
Menurut Sandi, karakteristik atau pola pengamanan di wilayah yang melaksanakan Pemilu terbagi dalam kategori aman dan rawan. Sehingga, penjagaan bakal disesuaikan dengan kondisi daerah setempat.
"Jadi kalau wilayahnya aman, rawan ataupun yang rawan satu itu tentunya akan berbeda dengan daerah-daerah tertentu yang dinyatakan rawan pada waktu tertentu. Penentuan daerah rawan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Bawaslu ataupun Badan Intelijen Keamanan Polri," ucap Sandi.