JAKARTA - Polres Kepulauan Seribu mengungkap dugaan penyebab kondisi mengenaskan mayat ABG berinisial AP (16) yang ditemukan di perairan Kepulauan Seribu, pada Senin (25/9/2023), dalam kondisi badan utuh, tapi kepalanya tinggal tengkorak.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Stevano Leonard Johannes mengatakan, berdasarkan pemeriksaan, pihaknya menduga kepala mayat tersebut dimakan biota laut. Hal ini terjadi karena mayat tersebut telah mengapung beberapa hari di laut.
“Dari hasil visum (jenazah AP), sudah lebih satu hari (berada di lautan). Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan, keluarganya pun sudah hadir,” kata Stevano saat dikonfirmasi pada Kamis (28/9/2023).
Sebelumnya, mayat ini ditemukan mengapung di perairan Kepulauan Seribu dengan kondisi mengenaskan. Mayat tersebut dievakuasi dari kapal patroli dan dibawa menuju Dermaga Marina Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Aroma busuk tercium menyengat saat mayat dibuka dari kantong mayat. Petugas dari Satreskrim Polres Metro Kepulauan Seribu melakukan pemeriksaan terhadap sosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki.
Mayat tersebut diketahui mengenakan kaos lengan pendek berwarna abu-abu dan celana jins berwarna hitam. Saat diperiksa, petugas mendapati beberapa bagian tubuh mayat tersebut banyak yang tidak utuh bahkan sudah hancur.
Saat petugas mengecek kepala mayat tersebut, sudah tinggal tengkorak.
(Erha Aprili Ramadhoni)