PAKISTAN – Polisi mengatakan delapan anggota jaringan perdagangan organ di timur laut Pakistan telah ditangkap.
Tersangka pemimpin jaringan tersebut, Fawad Mukhtar, dituduh mengambil ginjal lebih dari 300 orang dan mentransplantasikannya ke klien-klien orang kaya.
Dia sebelumnya telah ditangkap lima kali karena malpraktek, namun berhasil mendapatkan jaminan setiap kali ditangkap.
Pihak berwenang mengatakan setidaknya tiga orang meninggal karena organ mereka diambil dengan cara ini.
Geng tersebut diyakini beroperasi di provinsi Punjab timur, serta di Kashmir yang dikelola Pakistan.
Kepala menteri provinsi Punjab, Mohsin Naqvi mengatakan transplantasi dilakukan di rumah-rumah pribadi dan seringkali tanpa sepengetahuan pasien.
Seorang mekanik mobil dikatakan telah bekerja sebagai asisten bedah Mukhtar dan membantu menarik pasien yang rentan agar keluar dari rumah sakit.
Ginjal tersebut kemudian dijual dengan harga masing-masing hingga 10 juta rupee.
“Fakta dan angka yang sampai kepada kami membuat hati bergetar,” kata Naqvi saat konferensi pers pada Minggu (1/10/2023), dikutip BBC.
“Ada lebih banyak transplantasi dan operasi ilegal daripada ini. Ini adalah hal-hal yang telah kami konfirmasi,” lanjutnya.
Perdagangan komersial organ tubuh manusia dinyatakan ilegal di Pakistan pada 2010.
Hukuman bagi mereka yang tertangkap termasuk hukuman penjara selama satu dekade dan denda besar dengan harapan hal ini akan menghentikan penjualan kepada klien di luar negeri yang dilakukan oleh dokter, perantara, penerima dan donor yang eksploitatif.
Namun, terjadi peningkatan perdagangan organ di negara ini karena masyarakat berjuang dengan upah rendah dan lemahnya penegakan hukum.
Pada Januari lalu, polisi Punjab mengungkap jaringan perdagangan organ lainnya setelah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun yang hilang ditemukan di laboratorium bawah tanah setelah ginjalnya diambil.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.