“Anggota keluarga orang hilang telah dihubungi dan diberitahu tentang situasinya,” katanya.
Bagian utara negara bagian Benggala Barat juga terkena dampaknya karena air dari Teesta menggenangi distrik Darjeeling, Kalimpong, Cooch Behar dan Jalpaiguri.
Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee mengatakan negara bagian tersebut menyelamatkan 10.000 orang dan memindahkan mereka ke 190 kamp bantuan pada Rabu (4/10/2023).
Sikkim di Himalaya rawan banjir dan bencana alam. Pada tahun lalu, banjir besar di sana menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi dan menewaskan sedikitnya 24 orang.
(Susi Susanti)