KYIV - Sebuah rudal milik Rusia menghantam cafe dan supermarket di timur laut Ukraina, menyebabkan bangunan itu hancur menjadi puing–puing dan menewaskan 51 orang. Tumpukan puing-puing bangunan tersebut masih tersisa di cafe dan supermarket yang diserang pada Kamis (5/10/2023) sore di Desa Hroza.
Menurut pejabat regional, serangan rudal yang terjadi wilayah Kharkiv merupakan serangan yang paling mematikan sejak invasi Rusia 19 bulan lalu dan memakan korban jiwa paling besar dalam serangan yang dilakukan Rusia, dilansir dari Brisbane Times.
“Pemukiman ini berpenduduk sekira 330 orang,” kata Gubernur wilayah tersebut Oleh Synehubov di televisi nasional, dibandingkan dengan 500 orang sebelum Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022.
“Faktanya, seperlima penduduk desa ini tewas dalam satu serangan teroris.” tambahnya.
Synehubov mengatakan terdapat anak-anak yang menjadi korban, karena mereka tetap tinggal di desa meskipun sudah diperintahkan untuk mengungsi pada masa perang.
Selain itu, desa tersebut terletak di dekat kota Kupiansk, dimana daerah itu telah direbut oleh pasukan Ukraina pada akhir tahun lalu dan cukup dekat dengan garis depan perang.