JAKARTA- Dalam konflik yang kembali meletus dalam beberapa hari terakhir, banyak masyarakat yang masih bingung apakah Hamas juga termasuk tentara Palestina?
BACA JUGA:
Nama kelompok Hamas kembali jadi topik utama di tengah konflik terbuka antara pasukan Israel dan Palestina. Kelompok Hamas masih menjadi aktor utama dalam setiap konflik berdarah antara Palestina dan Israel.
Namun banyak publik, khususnya generasi muda, masih bertanya-tanya apakah Hamas merupakan bagian dari tentara Palestina?
Dilansir dari berbagai sumber, Senin (9/10/2023), diketahui Hamas sejatinya merupakan kelompok atau faksi terbesar di antara kelompok Muslim Palestina lainnya.
Kelompok Hamas kerap menjadi oposisi dalam peta politik Palestina yang didominasi oleh faksi Fatah. Hamas memiliki pengaruh yang dominan utamanya di Jalur Gaza. Sementara kelompok Fatah mendominasi di Tepi Barat.
Nama Hamas merupakan akronim bahasa Arab yang jika diterjemahkan memiliki makna Gerakan Perlawanan Islam. Berdiri pada 1987 yang diawali dengan gerakan intifada Palestina pertama demi melawan pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Demi melawan agresi militer Israel yang brutal, maka Hamas melawannya dengan divisi militer yang legendaris yaitu, Brigade Izzudin al-Qassam.
Dalam beberapa kasus, divisi bersenjata Hamas tersebut selalu diberikan stigma sebagai kelompok teroris oleh negara-negara sekutu Israel seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lainnya.
Setelah gerakan intifada pertama di Palestina, Hamas mengemuka sebagai kelompok utama penentang kesepakatan damai yang ditandatangani pada awal 1990-an antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), organisasi yang mewakili sebagian besar rakyat Palestina.
Walaupun digempur berkali-kali oleh Israel dan dirazia oleh Otorita Palestina (badan pemerintahan utama rakyat Palestina) namun tidak bisa menghapus gerakan tersebut. Hamas justru selalu didukung masyarakat.
Bahkan Hamas punya kekuatan veto atas proses perdamaian yang tidak menguntungkan warga Palestina, dengan melancarkan rangkaian serangan bunuh diri yang sangat ditakuti Israel.