Akan tetapi, tujuan Hamas tentu bukan semata-semata hanya untuk aksi militer semata. Kelompok tersebut juga memiliki peran sosial masyarakat. Mereka melaksanakan berbagai program kesejahteraan sosial bagi rakyat Palestina.
Bahkan, sejak 2005, ketika Israel menarik pasukan dari Gaza, Hamas terlibat dalam proses politik Palestina. Alhasil Hamas memenangi pemilihan umum legislatif pada 2006.
Hal ini kemudian menguatkan kendalinya di Gaza serta mendepak rivalnya, Gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas.
Sejak saat itu, kelompok di Gaza telah melakoni berbagai pertempuran melawan Israel. Pihak Mesir belakangan bergabung dengan menerapkan blokade untuk mengisolasi Hamas dan menekannya agar menghentikan serangan.
Saat ini Brigade Al Qassam terus menyerukan kepada warga para warga Palestina di Tepi Barat dan di dalam Israel untuk ikut terlibat dalam pertempuran yang sedang berlangsung.
Sayap militer tersebut mengklaim bahwa Operasi Badai Al Aqsa berjalan sesuai rencana untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas agresinya.
(Hafid Fuad)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.