Selain itu, Chepi mengingatkan seluruh hakim MK adalah wujud keseimbangan kekuasaan di Indonesia. Sehingga, permainan politik menjadi barang yang haram bagi mereka.
“Kepentingan politik tidak boleh melekat, apalagi menjadi pandu para hakim mengambil suatu keputusan. Seluruh hakim haruslah berpegang dan kembali pada pada konstitusi negara, dalam menimbang dan memutus segala perkara,” ujar Chepi.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.