Sebagai seorang jurnalis Yahudi dan aktivis politik dari Austria, Herzl percaya bahwa populasi Yahudi tidak dapat bertahan jika tidak memiliki bangsa sendiri.
Setelah Peristiwa Dreyfus, Herzl menulis Der Judenstaat, pamflet ini menyerukan pengakuan politik atas tanah air Yahudi di wilayah yang saat itu dikenal sebagai Palestina. Setelah itu di tahun 1897, Herzl mengadakan Kongres Zionis pertama di Basel, Swiss.
Dia juga menjadi presiden pertama Organisasi Zionis Dunia. Meskipun Herzl meninggal pada tahun 1904, bertahun-tahun sebelum Israel secara resmi dinyatakan sebagai negara, ia sering dianggap sebagai bapak zionisme modern.
(Fahmi Firdaus )