Oleh karena itu, sebuah narasi yang terkenal muncul. Bahwa penganut Yahudi belum tentu pendukung Zionis. Tidak semua orang Yahudi mendukung invasi untuk mendirikan Negara Israel.
Sehingga Zionis sendiri bisa diartikan sebagai gerakan untuk menciptakan kembali kehadiran Yahudi sebagai negara merdeka. Zionis berasal dari ‘Zion’ yang merupakan istilah Ibrani dan mengacu pada Yerusalem.
Jadi, dapat dikatakan bahwa Zionis ini merupakan seseorang atau kelompok yang berjuang untuk negara Yahudi merdeka. Namun, saat ini kata ‘Zionis’ justru kerap digunakan sebagai umpatan kepada Israel. Sebagian besar warganet menggunakan kata ini untuk mengutuk tindakan Israel di Palestina.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa antara Yahudi dan Zionis memang berhubungan, namun tidak sama. Yahudi merupakan sebuah aliran agama yang sudah ada di dunia sejak lama. Sedangkan, Zionis adalah kelompok yang berjuang untuk menciptakan sebuah negara Yahudi yang merdeka. Keseluruhan umat Yahudi tidak tinggal di Israel.
Namun tidak semua penduduk Israel beragama Yahudi, karena ada juga warga Israel yang menganut agama lainnya. Terakhir, tidak semua orang Yahudi di Israel ingin menjadi pejuang untuk menaklukan lebih banyak wilayah di Palestina. Dari sekian alasan tersebut, cukup membuktikan bahwa antara Yahudi dan Zionis memiliki perbedaannya masing-masing dan tidak bisa dicampuradukkan.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.