Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kegemaran Warga Balaraja Tangerang Bermain Layangan Difasilitasi Bacaleg Perindo dengan Lomba

Isty Maulidya , Jurnalis-Minggu, 22 Oktober 2023 |19:46 WIB
Kegemaran Warga Balaraja Tangerang Bermain Layangan Difasilitasi Bacaleg Perindo dengan Lomba
Warga Balaraja senang difasilitasi lomba layangan oleh Bacaleg Perindo/Foto: MPI
A
A
A

 

TANGERANG - Warga Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang menyambut gembira kompetisi layang-layang yang digelag Stefanie Laurensia, Caleg DPR RI Dapil Banten III pada Minggu (22/10/2023). Kegiatan yang biasa mereka mainkan saat musim kemarau, kini menghasilkan hadiah karena dijadikan kompetisi.

"Senang sekali yang pasti, karena biasanya kan ini mainan kita saja sehari-hari. Sekarang ada hadiahnya, jadi semangat dan bukan sekadar main biasa," ujar Sofian, salah satu peserta kompetisi.

 BACA JUGA:

Kompetisi yang diadakan di lapangan terbuka itu menguji keahlian peserta dalam merakit dan mengendalikan layang-layang di udara. Para peserta yang mayoritas adalah remaja ini menerbangkan layang-layang berukurang besar dengan ketelitian dan kontrol yang luar biasa.

"Yang diterbangkan karena layang-layang besar butuh konsentrasi, karena yang dipilih itu yang paling tinggi dan paling lama di udara," lanjutnya.

 BACA JUGA:

Sementara itu, Stefanie Laurensia, Caleg DPR RI Dapil Banten III mengatakan bahwa dirinya terinspirasi dari kebiasaan warga yang sedang bermain layang-layang saat musim panas. Warga juga bermain layang-layang dalam ukuran besar sehingga membutuhkan banyak orang untuk menerbangkannya.

"Sebelumnya saya pernah ke daerah sini, dan ternyata banyak warga yang menerbangkan layang-layang sebagai hiburan di musim panas ini, akhirnya dibuat kompetisi seperti ini," ujar Stefanie di lokasi.

Beragam layang-layang raksasa dengan beragam bentuk dan warna menghiasi langit Desa Sukamurni. Puluhan pemuda berlomba menghias layang-layang mereka dan mempertahankan agar terbang paling tinggi dibanding yang lain.

"Yang dinilai itu ketinggian layang-layangnya, dan seberapa lama bisa bertahan. Kita juga pilih layang-layang yang paling unik," pungkasnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement