Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Dinkes DKI Jakarta Temukan Kasus Cacar Monyet, Masyarakat Diminta Tak Panik

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Minggu, 22 Oktober 2023 |06:00 WIB
5 Fakta Dinkes DKI Jakarta Temukan Kasus Cacar Monyet, Masyarakat Diminta Tak Panik
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat Jakarta untuk tidak panik dengan munculnya penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Okezone merangkum 5 fakta Pemprov DKI Jakarta melalui Dinkes temukan kasus cacar monyet di Ibu Kota. Berikut ulasannya:

1. Cacat Monyet Menyebar Melalui Droplet

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan cacar monyet dapat melalui droplet berupa dahak atau liur yang terkontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual.

2. Dinkes Minta Masyarakat Tak Panik Tapi Tetap Waspada

"Masyarakat jangan panik, namun perlu waspada," ujar Ngabila, Jumat (20/10/2023).

3. Tips Cegah Tertular Cacar Monyet

Ia memberikan sejumlah tips untuk melakukan pencegahan tertular penyakit cacar monyet.

"Rajin cuci tangan dengan sabun, hindari kontak kulit dengan orang lain, serta menghindari kontak dengan benda dan alat yang digunakan penderita cacar monyet," jelas Ngabila.

4. Ciri-Ciri Terpapar Cacar Monyet

Ngabila menyebutkan ciri yang paling mudah dilihat seseorang terkena cacar monyet yaitu memiliki ruam kulit pada tangan, kaki, mulut, wajah, dada, hingga anus dan kelamin.

Pada kontak erat pasien yang positif cacar monyet disebut Ngabila karena belum pernah ada gejala sama sekali maka semua tidak dilakukan pemeriksaan swab orofaring atau tenggorokan, swab kulit, swab anus, dan pemeriksaan darah.

 BACA JUGA:

"Akan tetapi dipantau setiap hari apakah ada gejala yang timbul. Jika muncul gejala akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut," jelasnya.

5. Cacar Monyet Sudah 3 Kasus di DKI Jakarta

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama mengungkapkan tiga kasus cacar monyet yang muncul semuanya berasal dari Jakarta.

 BACA JUGA:

Tiga kasus tersebut terdiri dari 1 kasus di Agustus 2022, 1 kasus 12 Oktober 2023, dan 1 kasus 19 Oktober 2023

Kementerian Kesehatan RI menyebut pasien-pasien kasus cacar monyet tersebut kemungkinan termasuk imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement