Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sekjen PBB Mengaku Ngeri dengan Serangan Israel Terhadap Konvoi Ambulans

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 04 November 2023 |15:11 WIB
Sekjen PBB Mengaku <i>Ngeri</i> dengan Serangan Israel Terhadap Konvoi Ambulans
Sekjen PBB Antonio Guterres mengaku ngeri dengan serangan Israel terhadap konvoi ambulans di Gaza (Foto: Reuters)
A
A
A

GAZA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku "ngeri" dengan serangan Israel terhadap konvoi ambulans di Gaza.

Menurut otoritas kesehatan yang dikelola Hamas, serangan di dekat Rumah Sakit Al-Shifa Kota Gaza, fasilitas medis terbesar di daerah kantong tersebut, menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 50 lainnya pada Jumat (3/11/2023).

“Saya ngeri dengan laporan serangan di Gaza terhadap konvoi ambulans di luar rumah sakit Al-Shifa,” kata Guterres dalam pernyataannya, dikutip CNN.

“Gambar mayat yang berserakan di jalan di luar rumah sakit sungguh mengerikan,” tambahnya.

Namun dia mengatakan dia tidak melupakan “serangan teror” Hamas di Israel dan “pembunuhan, pencacatan dan penculikan, termasuk terhadap perempuan dan anak-anak,” ketika dia mengulangi seruan untuk pembebasan tanpa syarat semua sandera yang ditahan di Gaza.

Guterres menyerukan gencatan senjata di Gaza.

“Sekarang, selama hampir satu bulan, warga sipil di Gaza, termasuk anak-anak dan perempuan, telah dikepung, tidak diberikan bantuan, dibunuh, dan rumah mereka dibom,” katanya.

“Ini harus dihentikan,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement