Adapun korban dipatok harga Rp 40-60 juta tergantung negara tujuan. Mereka rata-rata berasal dari luar Kota Bogor yakni Cirebon hingga Lombok.
"Mereka tahu dari mulut ke mulut karen ada tetangga yang sudah berangkat, makanya dia ngajak. PT-nya di Cilendek (wilayah Kota Bogor)," ungkapnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut dan mencari pemilik PT. Termasuk masih mendalami ada tidaknya unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"TPPO sementara belum, karena laporan baru soal uangnya (penipuan dan penggelapan). Tapi pasti kita selidiki," tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.