Kapolres OKU AKBP Arif Harsono membenarkan telah terjadi aksi tawuran remaja itu. Dikatakannya, pihaknya telah memanggil para orangtua yang anaknya berhasil diamankan oleh Tim KRYD Polres OKU.
BACA JUGA:
“Ya, benar ada aksi remaja yang mengarah kepada tawuran namun sudah di bubarkan oleh Tim KRYD. ada 8 orang yang teridentifikasi di amankan anggota beserta barang bukti seperti parang, parang yang mirip celurit, giirr motor yang telah di bekali tali, serta hp para remaja itu sendiri. Dan semuanya masih di bawah 18 tahun,” ujar AKBP Arif di konfirmasi Minggu (12/11/2023).
Dari keterangan para pemuda yang diamankan kepada petugas, lanjut Kapolres, aksi tawuran itu di tengarai permasalahan saling tantang di media sosial yang akhirnya bertemu dan terjadi tawuran.
BACA JUGA:
“Motifnya saling tantang dimedsos. Tapi sudah berhasil diredam. Kita juga sudah panggil para orangtua dan membuat surat pernyataan dan para orangtua bersedia untuk lebih membina anak – anaknya,” lanjutnya.
Ke depan, sambung kapolres, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas terkait serta sekolah untuk melakukan binluh kamtibmas kepada para siswa.
“Dan juga kita akan lebih mengintensifkan Patroli Beat Sabhara pada jam – jam dan tempat – tempat rawan terjadinya gesekan antar remaja,” tukasnya.
(Fakhrizal Fakhri )