Sementara itu, perwakilan mahasiswa Mpu Tantular, Doris mengatakan, mahasiswa sebenarnya tidak menolak anak muda mengikuti kontestasi. Namun, dalam praktiknya saat ini terkesan dipaksakan hingga menabrak konstitusi dan UU.
“Kami generasi muda tidak menolak bahwa anak muda untuk ikut dalam pertarungan Pilpres 2024,” ujar Doris.
“Tapi hari ini dalam prakteknya hari ini ada upaya yang tergesa gesa dari sekelompok pihak yang ingin berkuasa dan menjadikan intansi instansi negara untuk melenggangkan para pihak agar bisa berkuasa di negeri. Saatnya mahasiswa bersatu bergerak melawan politik dinasti,”tegasnya.
(Fahmi Firdaus )