Pada hari terakhir atau acara puncak ini, dimulai dengan tradisi pindoko atau tombak ikan secara massal, pikama maano kampo (makan-makan kampung), hingga penampilan pencak silat atau manca dan tarian pajoge khas buton sebagai simbol kegembiraan.
"Acara intinya itu sebenarnya tentang tombak tombak ikan itu yang mulai kita mau laksanakan mulai hari ini sampai tahun-tahun ke depan," jelas dia.
Pada kegiatan ini turut hadir Penggagas dan Pendiri Dinasti Nusantara Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II dari Yogyakarta, Koordinator Nasional Dinasti Nusantara KPH Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukajannangngang Satrio Sasmito dari Kerajaan Gowa Sulawesi Selatan.
Kemudian Sekjen Dinasti Nusantara Tengku Maliana Zufrine dari Kerajaan Negeri Padang Deli Sumatera Utara, dan YM Wa Ode KRAyT Endang Puspa Kirana dari Kerajaan Kali Susu, serta YM Sultan Buton ke-40 La Ode Muhammad Izzat Manarfa.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.