Lalu perbedaan perlakuan Hamas dan Israel terhadap tawanan perang bisa terlihat dari beberapa jenazah yang banyak diterima oleh kedua belah pihak.
Salah satunya adalah banyaknya luka pemerkosaan yang ditawan oleh Israel sedangkan Hamas tidak ada perlakukan apapun bahkan jarang ada mayat yang dikirimkan oleh Hamas kepada Israel.
Terlepas dari hal itu, kesepakatan gencatan ini masih akan berlanjut hingga Kamis pagi mendatang. Meski begitu, masih ada potensi gencatan senjata ini akan kembali mengalami perpanjangan lebih lanjut.
Sebagai informasi, perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar ini merupakan jeda permusuhan terlama sejak perang meletus pada 7 Oktober lalu.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, gencatan senjata ini membuat warga sipil Palestina daoat mengakses barang-barang kemanusiaan dengan aman seperti makanan, air, pasokan medis, dan kebutuhan dasar lainnya di tengah kekurangan yang disebabkan oleh perang.
(Rina Anggraeni)