Namun demikian, Mahfud MD berjanji bahwa jika dirinya terpilih menjadi wapres akan membentuk zaken kabinet. Yang dimaksud zaken kabinet itu adalah memilih kompetensi menteri yang berkualitas dan tidak sembarang memilih.
"Ini pembicaraan saya dengan bu mega waktu itu, menjadi menteri itu harus diseleksi sehingga kita membentuk zaken kabinet, itu arahan Bu Mega di pimpinan. zaken kabinet itu apa, kabinet asli, jangan sembarang partai karena masuk koalisi lalu minta jatah dua menteri lalu sembarangan," ucap Menko Polhukam.
"Kita lihat dulu, saya perlu menteri keuangan, kualifikasinya ini, partai mana yang punya? sudah teruji belum? masuk. Jangan malah orang masuk, begitu masuk korupsi, baru 6 bulan ditangkap. yang kabinetkan 8 bulan ya lalu ditangkap masuk penjara," lanjutnya.
Calon wakil presiden yang didukung PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura ini menambahkan jika ada pihak yang menjanjikan kabinet atau menteri dari luar partai adalah hal yang tidak mungkin dan bohong.
"Saya kira kalau nanti ada orang menjanjikan itu pasti bohong. Partai politik itu justru menurut konstitusi utk kaderisasi, tidak boleh dilarang, tapi tidak harus masuk juga karena ada orang yang dari birokrasi," pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.