Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Ganjar Sempat Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2019, Ternyata Jadi Pendamping Dirinya di 2024

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Senin, 04 Desember 2023 |14:41 WIB
Cerita Ganjar Sempat Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2019, Ternyata Jadi Pendamping Dirinya di 2024
A
A
A

JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo bercerita ketika Mahfud MD meminta dukungannya agar menjadi calon Wakil presiden (Cawapres) pada pilpres 2019. Sebab saat itu ramai Mahfud akan di pasangkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ganjar menceritakan, dirinya sudah kenal dekat dengan Mahfud ketika satu almamater di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ketika Mahfud menyambangi rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar langsung mengajak untuk berdiskusi soal pencawapresan tersebut.

"Beberapa hari sebelum itu (pengumuman Cawapres 2019), beliau datang ke rumah saya, di rumah dinas, di Semarang, dan kami berdua makan dan ngobrol di meja makan," kata Ganjar dalam acara pertemuan caleg partai pengusung, relawan dan TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah (Sulteng),di Kota Palu, Sulteng, Senin (4/12/2023).

"Saya dan pak Mahfud kenal sudah sangat lama, kami kuliah di Jogja, dan kami berproses cukup banyak, ketika pak Mahfud tahun 2019 ingin, bukan ingin, ada cerita akan mendampingi pak Jokowi, sudah menjahit baju putih, allah menentukan lain. Tidak jadi," sambungnya.

Dia mengaku, jarang sekali mengundang tamu, untuk berdiskusi di ruang makan rumah dinas gubernur Jateng, sebab itu menjadi salah satu ruang privat baginya.

"Saya agak jarang mengundang tamu makan di meja makan rumah dinas, sangat agak jarang. Beliau satu-satunya yang saya undang untuk masuk, untuk diskusi dan beliau sampaikan 'Mas ganjar tolong dukung saya, insyaallah saya mau jadi cawapres', pasti saya dukung," katanya.

Keseriusan Ganjar dalam mendukung Mahfud saat di meja meja makan itu, dilanjutkan dengan kembali mengadakan diskusi di UGM. Namun pencawapresan Mahfud MD saat itu batal, karena namanya digantikan oleh, Ma'ruf Amin.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga telah menyiapkan baju putih karena sudah yakin dirinya akan mendampingi Jokowi mengarungi kontestasi pilpres 2019.

Akan tetapi proses perjalanan Mahfud akhirnya membuahkan hasil, dirinya justru berjodoh dengan Ganjar Pranowo untuk berjuang bersama di pilpres 2024.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement