Upacara tersebut diakhiri dengan para pelayat yang menggoyangkan kunci mereka ketika peti mati meninggalkan gereja, sebuah seruan simbolis agar kekerasan tidak ditoleransi secara diam-diam.
Kasus ini mendominasi berita utama Italia dalam beberapa pekan terakhir di tengah demonstrasi besar di kota-kota di seluruh negeri yang menyebabkan Perdana Menteri (PM) Giorgia Meloni berjanji untuk meningkatkan perlindungan bagi perempuan.
PM perempuan pertama Italia itu menjanjikan kampanye pendidikan baru di sekolah-sekolah untuk memerangi apa yang dia gambarkan sebagai budaya kekerasan misoginis yang masih tersebar luas di Italia.
(Susi Susanti)