Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD Sentil Koruptor Kalangan Intelektual: Sarjana Harus Punya Moral

Ilham Sigit Pratama , Jurnalis-Sabtu, 09 Desember 2023 |14:49 WIB
Mahfud MD Sentil Koruptor Kalangan Intelektual: Sarjana Harus Punya Moral
Cawapres Mahfud MD (Foto: Ilham Sigit)
A
A
A

 

BANDUNG – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD menyinggung tingginya angka koruptor dari kalangan intelektual kala menyambangi Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-40 Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Sabtu (9/12/2023). Dalam orasinya, Mahfud mewanti-wanti bahwa sarjana harus menjadi intelektual yang bermoral.

“Sebelum memulai, saya tegaskan ini orasi ilmiah, bukan orasi politik elektoral. Yang hadir di sini sudah punya pilihan sesuai hati nurani masing-masing,” kata Mahfud dalam orasi yang berlangsung di Hotel Harris, Bandung.

“Sarjana itu ijazah. Skill ada, tapi belum menggambarkan moralitas. Intelektual itu menggambarkan watak pendidikan bermoral,” lanjutnya.

Pernyataan itu didasarkan pada fakta bahwa jumlah koruptor sebanyak 84 persen dari 1.250 koruptor merupakan sarjana. Bahkan, tak sedikit diantaranya menyandang gelar professor.

“Orang yang ilmunya dalam, pasti punya moral dan integritas. Karena dia selalu beriman kepada Allah. Tidak melakukan tindakan destruktif, kalau di pemerintahan, bersih dari korupsi dan intrik politik yang merugikan masyarakat dan bangsa,” tutur Mahfud.

Mahfud juga mencontohkan banyak negara yang hancur karena sistem penegakan hukumnya sangat bobrok. Dia mengingatkan pemberantasan korupsi tidak boleh main-main agar Indonesia tidak mengikuti jejak negara-negara yang sudah luluh lantak akibat banyak penjahat berdasi.

“Banyak negara hancur karena penegakan hukumnya bobrok. Saat terjadi ketidakadilan, rakyat pasti melawan, pemberantasan korupsi itu jangan sampai main-main. Kalau penegakan hukum ditegakkan, 50 persen masalah selesai,” tutur Mahfud.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement