MOSKOW - Keberadaan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny masih tidak diketahui. Sejumlah sekutu Navalny mengatakan dia sudah tidak berada di koloni atau di lokasi di mana ia menjalani hukuman penjara sejak tahun lalu.
Pejabat-pejabat Rusia tidak mengatakan kemana Navalny dibawa, dan belum ada pernyataan dari Kremlin terkait keberadaannya, demikian dilansir dari VOA Indonesia.
Juru Bicara Navalny, Kira Yarmysh, mengatakan pada Senin (11/12/2023) pria berusia 47 tahun itu sedianya muncul di pengadilan lewat tautan video, tetapi absen. Pihak penjara mengatakan terdapat masalah gangguan listrik yang menyebabkan Navalny absen dalam persidangan. Yarmysh mengatakan terakhir kali pengacara dan teman-teman Navalny mendengar kabar keberadaan pemimpin oposisi itu adalah enam hari lalu.
Navalny dijatuhi hukuman 19 tahun penjara pada Agustus lalu dengan tuduhan melakukan kegiatan ekstremis. Dia menjalani hukumannya di penjara dengan pengamanan maksimum, yang dikenal sebagai Penal Colony nomor 6, di Kota Melekhovo, wilayah Vladimir, sekitar 225 kilometer di sebelah timur Moskow.
Menurut The Associated Press, awalnya Navalnya dijadwalkan akan dipindahkan ke sebuah koloni hukuman dengan “pengamanan khusus” dan memiliki tingkat pengamanan paling ketat dalam sistem tahanan Rusia. Memindahkan tahanan dari satu penjara ke penjara lain di Rusia dapat memakan waktu selama berminggu-minggu, dan tahanan harus melakukan perjalanan dengan kereta melintasi wilayah yang luas, dan hanya ada informasi terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali tentang keadaan atau lokasi mereka.