Sementara itu, Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran Dedek Prayudi membantah pernyataan Jubir Timnas Amin yang mengatakan bahwa terjadi penurunan index demokraai dan pemberantasan korupsi.
Dia mengatakan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) index demokrasi Indonesia mengalami kenaikan.
Dedek mengatakan bahwa dari data BPS tahun 2014 index demokrasi di Indonesia berada di point 7,04, dan ketika Jokowi dilantik kembali pada 2019 naik menjadi 79,9.
"Lalu tahun 2022 tahun kemarin itu sudah naik menjadi 80,08%," kata Dedek dalam pra Debat Capres-cawapres di INews Tower lantai 3 pada Selasa (12/12/2023).
Lalu, Dedek juga mengatakan bahwa Index presentasi anti korupsi di Indonesia yang dikeluarkan oleh BPS juga mengalami kenaikan. Di tahun 2019 itu berada di 3,7 dan tahun 2022 berada di angka 3,9.
"Itu artinya kira sudah on the track. Dan itu mutlak dibutuhkan bangsa ini," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.