JAKARTA - Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Hasto Kristiyanto menyarankan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menambahkan satu sesi debat pada debat capres-cawapres berikutnya. Satu sesi itu nantinya akan berisi debat yang membahas satu isu hingga mendapatkan kesimpulan terbaik.
Hasto menjelaskan, saran debat itu juga didapatkan dari aspirasi masyarakat khususnya kelompok pro demokrasi. “KPU itu bisa menambahkan satu sesi di mana benar-benar debat tetapi dengan kultur Indonesia,” kata Hasto di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, Rabu (13/12/2023).
KPU, menurut Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, bisa memberikan satu waktu khusus yang misalnya berjumlah lima menit dalam satu tema khusus tertentu. Ketiga capres atau cawapres dalam sesi debat itu pun bisa saling menanggapi.
“Jadi saling menanggapi, jadi satu, saling menanggapi. Jadi isu itu sampai tuntas, sampai ada suatu kesimpulan mana yang terbaik,” ungkapnya.
“Katakanlan dikasih waktu satu sesi lima menit saling menyanggah,” sambungnya.
Hasto meyakini sesi debat itu akan menjadi arena pertarungan untuk menyampaikan gagasan terbaik masing-masing capres dan cawapres. Bukan hanya itu, dalam sesi tersebut capres dan cawapres pun akan mempunyai kesempatan untuk mengkritisi langsung gagasan dari paslon lainnya.
“Sehingga semua akan menyampaikan gagasan terbaik dan satu sama lain saling mengkritisi. Itu yang kami terima hari ini di Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud dan kami sangat setuju dengan masukan dari perguruan tinggi itu,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.