Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2024

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 27 Desember 2023 |11:58 WIB
    BMKG Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2024
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan, hingga awal Tahun 2024.

"Tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan kedepan," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam keterangan resminya, Rabu (27/12/2023).

Berdasarkan Prakiraan Berbasis Dampak - IBF (Impact Based Forecast) , lanjut Andri, maka beberapa wilayah yang masuk dalam kategori waspada untuk dua hari kedepan, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung.

Kemudian, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Papua. Adapun wilayah itu yang masuk dalam kategori siaga untuk dua hari kedepan yaitu meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Riau.

Khusus untuk daerah bertopografi curam, bergunung, tebing atau rawan longsor dan banjir, Guswanto meminta masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang.

"Kepada warga masyarakat, dihimbau untuk mengupdate informasi cuaca dan peringatan dini cuaca yang lebih lengkap di aplikasi android dan IoS @InfoBMKG serta website https://bmkg.go.id," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement