Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasukan Israel Merangsek Maju, Ribuan Warga Palestina Tinggalkan Gaza Tengah

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 29 Desember 2023 |13:03 WIB
Pasukan Israel Merangsek Maju, Ribuan Warga Palestina Tinggalkan Gaza Tengah
Pasukan Israel merangsek maju, ribuan warga Palestina tinggalkan Gaza tengah (Foto: BBC)
A
A
A

GAZA Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan 150.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari wilayah tengah Gaza, ketika pasukan Israel bergerak maju ke kamp-kamp pengungsi di sana.

Para saksi mata dan sayap bersenjata Hamas melaporkan bahwa tank-tank telah mencapai pinggiran timur kamp Bureij.

Militer Israel baru-baru ini memperluas serangan daratnya dengan menargetkan Bureij dan kamp Nuseirat dan Maghazi di dekatnya.

Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan pemboman Israel juga menewaskan puluhan orang di Gaza pada Kamis (28/12/2023).

Perang tersebut dipicu oleh serangan lintas batas yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh kelompok bersenjata Hamas di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, yang menewaskan 1.200 orang – sebagian besar warga sipil – dan sekitar 240 lainnya disandera.

Menurut kementerian kesehatan, lebih dari 21.300 orang telah tewas di Gaza – sebagian besar anak-anak dan perempuan – selama 11 minggu pertempuran.

Militer Israel telah menyerukan evakuasi di sebidang tanah yang membentang di tengah Gaza yang mencakup kamp Bureij dan Nuseirat, dan memerintahkan hampir 90.000 penduduk dan 61.000 pengungsi di daerah yang terkena dampak untuk pindah ke selatan menuju kota Deir al-Balah.

Namun, PBB memperingatkan pada Kamis (28/12/2023) bahwa mereka tidak punya tempat tujuan karena Deir al-Balah sudah penuh sesak, dengan beberapa ratus ribu pengungsi berlindung di sana.

Omar, 60, mengatakan dia terpaksa meninggalkan Bureij bersama sedikitnya 35 anggota keluarganya.

“Saat itu telah tiba, saya berharap hal itu tidak akan pernah terjadi, namun tampaknya pengungsian adalah suatu keharusan,” katanya kepada kantor berita Reuters melalui telepon.

“Kami sekarang berada di tenda di Deir al-Balah karena perang brutal Israel ini,” lanjutnya.

Tom White, direktur Gaza untuk badan bantuan PBB UNRWA, mengatakan semakin banyak orang yang terpaksa mengungsi ke kota Rafah di Gaza selatan, sehingga semakin banyak orang yang mengungsi ke sebidang tanah yang sangat kecil yang tidak dapat mendukung mereka.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement