Kekhawatiran akan perang yang lebih luas di Timur Tengah, yang dipicu oleh insiden yang melibatkan kelompok proksi Iran seperti pemberontak Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon, merupakan fokus utama perjalanan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke wilayah tersebut saat ini.
Griffiths mendesak semua yang terlibat dalam perang yang sedang berlangsung untuk mematuhi hukum internasional, termasuk melindungi warga sipil dan memenuhi kebutuhan penting mereka, dan segera membebaskan semua sandera. Dia meminta komunitas internasional untuk menggunakan seluruh pengaruhnya untuk membantu mewujudkan hal ini.
“Kami terus menuntut diakhirinya perang, tidak hanya bagi masyarakat Gaza dan negara-negara tetangganya yang terancam, namun juga bagi generasi mendatang yang tidak akan pernah melupakan 90 hari neraka dan serangan terhadap prinsip-prinsip dasar kemanusiaan,” tambahnya.
“Perang ini seharusnya tidak pernah dimulai. Namun perang ini sudah lama berlalu,” ujarya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.