Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Performa Capres di Debat Ketiga: Ganjar Cerdas, Anies Ofensif, Prabowo Defensif

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2024 |15:01 WIB
Performa Capres di Debat Ketiga: Ganjar Cerdas, Anies Ofensif, Prabowo Defensif
Debat ketiga capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta. (Foto: MPI/Aldhi Chandra)
A
A
A

JAKARTA -Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam menilai calon presiden nomor 3 Ganjar Pranowo tampil cerdas dalam debat ketiga capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu 7 Januari malam.

Sementara capres nomor urut 01 Anies Baswedan tampil ofensif sejak awal kick off, dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto cenderung bertahan alias defensif.

“Dalam debat ketiga ini, Ganjar cerdas. Anies bernas dan ofensif. Prabowo defensif, namun kurang elaboratif,” kata Umam kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Menurut Umam, Ganjar mampu mengelaborasi argumen terkait visi misi pertahanan, keamanan dan diplomasi ekonomi yang bakal dipegangnya jika memimpin Indonesia. Pola penampilan Ganjar juga lebih tertib, memiliki konfrontasi yang terukur dan substansi yang impresif.

 BACA JUGA:

“Ganjar mampu mengelaborasi basis argumennya secara clear ketika tampil menjelaskan tentang kematangan perencanaan dan komitmen anti-korupsi dalam eksekusi kebijakan pertahanan, penguatan infrastruktur cyber nasional, dan komitmennya pada upaya revitalisasi kinerja ASEAN yang cenderung prosedural,” jelasnya.

Umam juga mengomentari pola serangan Ganjar dan Anies yang kerap menyerang Prabowo dalam debat itu. Menurut Umam hal ini tidak terlepas dari kepentingan mengejar elektabilitas mereka yang dalam sejumlah survey di bawah Prabowo.

 Ilustrasi

“Dalam debat, serangan kepada lawan tentu sangat penting untuk menciptakan poin politik guna mendelegitimasi kredibilitas lawan. Namun di saat yang sama, jika serangan itu disampaikan berlebihan, hal itu bisa berpeluang memunculkan rasa simpati publik terhadap pihak yang mendapatkan hantaman bertubi-tubi,” katanya.

Pada debat semalam, Ganjar sempat bertanya kepada Prabowo alasan Indeks pertahanan Indonesia menurun. Namun Ganjar saat itu mengaku tak puas dengan jawaban Prabowo.

 BACA JUGA:

Prabowo lantas kembali menyebut bahwa ia tidak bisa memberikan penjelasan lantaran hal itu merupakan isu rumit dan waktu yang terbatas.

"Pak Prabowo, saya mau bertanya kepada Bapak, termasuk kemudian capaian MEF (Minimum Essential Force) kita hanya 65,49 persen dari target 79 persen. Mengapa terjadi penurunan dan apa solusinya?" tanya Ganjar.

"Silakan Anda bantah di sini," ujar dia.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement