CILACAP - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ganjar Pranowo menjawab kritikan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin yang menyatakan Bantuan Sosial (Bansos) melestarikan kemiskinan dan seharusnya anggaran yang ada diutamakan untuk pembangunan manusia.
Jawaban atas kritik Wapres Ma'ruf Amin disampaikan Ganjar Pranowo dalam sesi doorstop pada Selasa (9/1/2024) di D'pillars Resto Jl. Brigjend. Katamso No.17, Cilacap, Sidanegara, Kec. Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
"Kenapa kemudian kita perlu KTP Sakti, karena itu presisi data. Kalau kita presisi datanya, maka sebenarnya, yang berhak menerima itu betul-betul yang masuk dalam kemiskinan, kalau perlu yang ekstrem. Sehingga kemudian betul-betul tepat sasaran," ujar Ganjar Pranowo.
Ganjar melihat pengembangan sumber daya manusia memang tidak melulu soal Bansos melainkan juga melalui pemberdayaan masyarakat.
"Kita tidak perlu melebih-lebihkan, karena yang betul-betul ekstrem, butuh bantuan seketika, maka BLT itu penting. Tapi yang lain kan mesti empowering dengan cara pendidikan," jelas Ganjar Pranowo.
Ia menekankan berbagai gagasan yang akan ia wujudkan apabila menerima amanat dari rakyat dan dapat memenangkan Pemilu 2024.
"Maka, saya bicara satu keluarga miskin, satu sarjana. Itu kan prestasi, kalau kemudian itu bisa dilakukan, maka ya kita tidak akan memberikan ikan. Kita akan betul-betul kasih kail di antara keluarga yang ada," ujarnya.