Akhir tahun lalu Pyongyang juga menyatakan telah berhasil menempatkan satelit mata-mata di luar angkasa setelah upaya sebelumnya gagal dan berjanji akan memasang tiga satelit lagi pada tahun ini.
Apakah satelit tersebut benar-benar berfungsi masih belum diverifikasi secara independen.
Namun Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara berhasil meluncurkan satelitnya dengan bantuan dari Rusia, yang kemudian dilaporkan menerima senjata dari Korea Utara untuk perangnya di Ukraina.
Pemimpin Korut Kim Jong Un engadakan pertemuan penting dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin dan menteri pertahanan Sergei Shoigu pada tahun lalu. Menteri Luar Negeri Korea Utara juga berada di Moskow minggu ini.
(Susi Susanti)