Menurut Nicko, kalau Gibran melakukan pengecekan survei konsultan politik, maka dia tahu netizen sensitif dengan serangan personal di dalam debat.
“Di debat itu tidak suka serangan personal. dan netizen menilai Gibran sedang melakukan serangan personal karena yang dilihat catatan, bukan public policy seperti yang disebut Cak Imin dan Pak Mahfud ngomong itu omongan receh. Saya kira ini sangat disayangkan dan menimbulkan anger yang cukup gede,” imbuh Nicko.
Di sisi lain, Founding Chairman Nusantara One Indonesia’s SDGs Movement Charles Bonar Sirait menilai jika apa yang dipertontonkan Gibran dalam debat tidak mengedukasi.
“Kalau soal tontonan kita harus berterima kasih kepada yang membuat gimmick. Tapi yang kita cari cuma sekadar rame apa edukasi? Kalau tujuan debat adalah to educate the public, saya pikir cara-cara yang tadi agak nggak biasa yang Gibran t tonjolkan di masyarakat kita,” ujar Charles.
(Lisvi Padlilah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.