KENYA – Ledakan gas besar di ibu kota Kenya, Nairobi, telah menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai hampir 300 orang.
Juru bicara pemerintah Isaac Mwaura Mwaura mengatakan sebuah truk yang membawa gas meledak di distrik Embakasi sekitar pukul 23:30 (20:30 GMT), memicu bola api yang sangat besar.
Mwaura mengatakan bola api dari ledakan tersebut telah menyebar luas dan sebuah tabung gas yang terbang telah menghantam gudang pakaian dan tekstil, sehingga membakarnya.
“Kebakaran tersebut semakin merusak beberapa kendaraan dan properti komersial, termasuk banyak usaha kecil dan menengah,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Sedihnya, rumah-rumah penduduk di lingkungan tersebut juga ikut terbakar, dan masih banyak warga yang masih berada di dalam, karena saat itu sudah larut malam,” lanjutnya.
Perumahan, tempat usaha dan mobil rusak, dengan video yang menunjukkan kobaran api besar berkobar di dekat blok-blok apartemen.
Sebelumnya, pemerintah mengatakan ledakan itu terjadi di sebuah pabrik gas. Penyebabnya masih diselidiki.