Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UPN Veteran Jakarta Serukan Selamatkan Demokrasi dan Pemilu Berintegritas

Felldy Utama , Jurnalis-Selasa, 06 Februari 2024 |16:33 WIB
UPN Veteran Jakarta Serukan Selamatkan Demokrasi dan Pemilu Berintegritas
Pernyataan sikap UPN Veteran Jakarta terkait kondisi demokrasi. (Foto: Felldy Utama)
A
A
A

JAKARTA - Civitas Akademika bersama segenap alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta ikut serta dalam memberikan pernyataan sikap serupa kampus-kampus lainnya. Dalam sikapnya, UPNVJ menyerukan seluruh masyarakat untuk ikut menyelamatkan demokrasi dan Pemilu berintegritas.

Dosen Ilmu Politik FISIP UPNVJ, Sri Lestari Wahyuningroem menyampaikan bahwa seruan ini ditujukan kepada seluruh penyelenggara negara dan berbagai komponen bangsa untuk menjunjung tinggi integritas, etika bernegara, dan prinsip keadilan bagi setiap warga negara.

 BACA JUGA:

Menurutnya, prinsip ini harus dikedepankan karena ini merupakan cerminan dari kecintaan UPNVJ pada bangsa dan negara dengan senantiasa menjunjung Pancasila dan UUD 1945.

"Kemerosotan demokrasi dan supremasi hukum yang terjadi saat ini merupakan keprihatinan bagi kami, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip bela negara yang kami percayai. Bagi kami, menjaga demokrasi adalah manifestasi dari pelaksanaan hak dan kewajiban kami sebagai warga negara untuk senantiasa membela negara," kata Sri saat memberikan pernyataan sikap di depan Gedung rektorat UPNVJ, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).

 BACA JUGA:

Mewakili UPNVJ, dia memanggil seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk ikut berupaya menegakkan sendi-sendi kehidupan sosial dan politik berdasarkan nilai-nilai demokrasi sebagai wujud sikap bela negara.

Dalam seruannya, ada sejumlah poin yang disampaikan:

1. Menuntut Penyelenggara Negara dan seluruh komponen bangsa untuk secara konsisten menjalankan amanat TAP NOMOR VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa.

2. Mendukung segala upaya dari berbagai komponen bangsa untuk tegaknya hukum yang adil dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan pemilu.

3. Mendukung perjuangan masyarakat untuk menjaga sendi-sendi demokrasi yang selalu diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan beradab.

4. Mendukung terjaminnya kebebasan berpendapat serta menolak berbagai upaya-upaya pembatasan terhadap suara-suara mereka yang berbeda dan kritis.

"Demikian pernyataan ini disampaikan secara terbuka sebagai peringatan atas kondisi Indonesia yang kian mengalami regresi demokrasi," ujarnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement