Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dicurhati Warga Malang Harga Pangan Mahal, Cawapres Mahfud MD : Karena Banyak Korupsi

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 08 Februari 2024 |01:04 WIB
Dicurhati Warga Malang Harga Pangan Mahal, Cawapres Mahfud MD : Karena Banyak Korupsi
Mahfud MD (Foto: Istimewa)
A
A
A

"Tidak semua sekarang punya Bulog sudah numpuk beras, numpuk bahan pangan, lalu di sini ada importir swasta yang berkolusi dengan pejabat, lalu yang di sini busuk, yang di sini mahal itu yang menyebabkan barang mahal," tambahnya.

Mantan Menkopolhukam ini juga menambahkan, bila pembukaan kran impor beberapa komodi pangan membuat masyarakat Indonesia, terutama petani menderita. Ia mencontohkan, bagaimana Pulau Madura yang terkenal sebagai pulau penghasil garam di dunia internasional, saat ini garamnya tidak laku.

"Kolusi - Kolusi, korupsi itu masih banyak, gula, garam, semuanya impor. Madura itu penghasil garam, tapi kita ngimpor garam, padahal dunia mencatat bukan hanya Madura yang bilang, dunia internasional itu (Madura) pulau garam, tapi sekarang garamnya tidak laku. Karena mengimpor dari luar, oleh karena mafioso - mafioso yang mau nyari keuntungan, dan mencekik kehidupan masyarakat," paparnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Malang dan Lumajang menjadi dua lokasi dipilih Mahfud MD untuk berkampanye sepanjang hari Rabu (7/2/2024). Di Bonderland, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Mahfud MD didampingi kader dan calon legislatif (Caleg) DPR RI dari PDI-P, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hanura, bertemu dengan ribuan masyarakat.

Pada kegiatan ini Prof. Mahfud juga mengadakan kegiatan diskusi bertajuk 'Tabrak Prof : Ngobrol Lebih Dekat dengan Prof. Mahfud'. Sejumlah warga Malang pun tampak antusias bertanya dan memberikan kritikan kepada mantan Menkopolhukam ini.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement