Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Dinilai Potensial Gerus Pemilih Prabowo-Gibran

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 10 Februari 2024 |20:27 WIB
Ahok Dinilai Potensial Gerus Pemilih Prabowo-Gibran
Ahok bersama Capres Ganjar Pranowo (Foto: Dok MPI)
A
A
A

Muradi juga mencatat bahwa Jokowi mungkin sedang cemas menghadapi sentimen negatif dari kalangan akademisi di berbagai kampus. Gelombang protes dari kalangan akademik dan mahasiswa terhadap cawe-cawe Jokowi justru semakin membesar.

Untuk menjaga agar kubu 01 dan 03 tidak bersatu pada putaran kedua, Jokowi harus mencari solusi dengan memutar otak.

"Sebenarnya, kalau melihat kondisi hari ini, memang ada pemisahan antara yang dulu punya harapan lebih ke Jokowi, tapi kemudian dengan berbagai dinamika yang ada itu, menjadi menarik diri dari Pak Jokowi. Ditambah dengan adanya Ahok, saya kira buat pasangan 03 itu jadi positif," katanya.

Soal bergabungnya 01 dan 03, menurut Muradi, Ahok hanya menjadi persoalan bagi PKS, namun tidak bagi dua parpol lainnya, PKB dan Nasdem. "Bila pemilu berjalan dua putaran, dengan asumsi Ganjar-Mahfud, lolos ke putaran kedua, maka PKS kemungkinan tidak akan mendukung Ganjar- Mahfud karena berbeda ideologi dengan PDI-P. Menurut saya, PKS akan lebih ke Prabowo- Gibran," ucap Muradi.

Narasi yang berupaya menjatuhkan Ahok diketahui mencuat di media sosial Twitter (X). Ahok digambarkan sebagai "kuda putih" Presiden Jokowi, yang diklaim diberi tugas untuk menciptakan kekacauan dalam koalisi partai politik yang mendukung Ganjar-Mahfud.

Dalam narasi ini, disebutkan salah satu maksud Ahok dalam Pilpres 2024 adalah untuk menggagalkan kesepakatan antara Ganjar-Mahfud dan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di putaran kedua pilpres.

Alasannya adalah sejarah kontroversial Ahok ketika bersaing dengan Anies dalam Pilgub DKI Jakarta pada 2017.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement