Meskipun serangan roket tersebut tidak segera diklaim, namun baku tembak dan jumlah korban sipil terburuk dalam satu hari di Lebanon sejak permusuhan lintas batas yang dimulai sejak Oktober tahun lalu telah menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas antara Israel dan kelompok militan Hizbullah.
Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada AFP, pada Rabu (14/2/2024) malam, empat warga sipil dari keluarga yang sama termasuk dua wanita tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di kota Nabatiyeh.
Panglima militer Israel Herzi Halevi mengatakan setelah bertemu dengan para komandan di dekat perbatasan Lebanon bahwa kampanye Israel berikutnya akan lebih bersifat ofensif dan akan menggunakan semua alat serta kemampuan.
Pejabat senior Hizbullah Hashem Safieddine pada Rabu (14/2/2024) mengatakan bahwa agresi ini tidak akan dibiarkan begitu saja.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.