Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kecurangan Pemilu 2024 Harus Terus Disuarakan agar Tak Dijadikan Role Model Penguasa Selanjutnya

Nur Khabibi , Jurnalis-Sabtu, 24 Februari 2024 |13:38 WIB
Kecurangan Pemilu 2024 Harus Terus Disuarakan agar Tak Dijadikan Role Model Penguasa Selanjutnya
Konferensi pers Perkumpulan Jaga Pemilu (Foto: MPI/Nur Khabibi)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Omong-Omong Media meminta masyarakat terus menyuarakan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024, agar mendapatkan perhatian untuk tidak terulang lagi di masa depan.

Founder Omong-omong Media, Okky Madasari menyebutkan, pentingnya menyuarakan hal tersebut agar kecurangan tersebut tidak menjadi role model penguasa selanjutnya dalam melanggengkan kekuasaan.

"Kita harus terus mempersoalkan ini menyuarakan ini, karena jika tidak maka kecurangan kemarin akan dianggap sebagai sesuatu yang tidak ada, akan dianggap sebagai sesuatu yang normal saja terjadi," kata Okky saat konferensi pers Jaga Pemilu di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2024).

 BACA JUGA:

"Dan yg lebih buruk lagi ini akan menjadi role model akan menjadi sebuah panduan bagi penguasa berikutnya untuk mengulang hal yang sama," sambungnya.

Okky menjelaskan, menyuarakan pendapat sudah bukan lagi urusan menang atau kalah. Hal itu menurutnya, demi menjaga demokrasi di Indonesia yang saat ini amburadul.

"Dari riset kami seminggu sebelum pemilu saja, kita sudah melihat bagaimana otoritas lingkungan terlibat, bagaimana lurah, kepala desa, RT/RW juga aparat kepolisian itu terlibat untuk memenangkan paslon tertentu," ujarnya.

 BACA JUGA:

Diberitakan sebelumnya, Okky menyatakan pihaknya menemukan pengkondisian dari tingkat kepala desa (kades) hingga RT untuk memenangkan paslon tertentu dalam Pemilu 2024.

Hal itu berdasarkan pemantauan pihaknya di enam provinsi, 17 kabupaten/kota yang terdiri dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement