"Tapi cara kita cara konstitusional bukan pakai cara yang ribut ribut pakai yang ancur mengancurkan karena kita sudah punya pengalaman mau pengalaman pergantian kekuasaan pakai cara 1965, 1998. Engga lah kita sudah belajar dari situ," jelasnya.
Dia mengatakan, langkah itu selalu memakan korban nyawa dan tidak dapat dibenarkan. Bahkan dia tidak ingin pihak tertentu dijadikan sebagai kelompok yang disalahkan.
"Kita sikapnya jelas, saya habis rapat dengan pimpinan partai, dengan bu Mega. Bu mega rasa rasanya punya nilai dalam demokrasi dan kita kekah soal itu," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.