JAKARTA - Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta menilai ada beberapa masalah yang timbul ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) gagal menghadirkan akuntabilitas.
Hal itu Kaka sebut karena saat ini terjadi temuan kejanggalan dan dugaan kecurangan dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).
BACA JUGA:
"Saya pikir ini ada beberapa hal ya, pertama kalau ujungnya itu KPU gagal untuk menghadirkan akuntabilitas, saya pikir bukan hanya untuk Partai Perindo tetapi protes ini cukup marak di berbagai tempat," kata Kaka dalam program iNews Room, dikutip Senin (26/2/2024).
Menurut pengamat ini, di berbagai tempat yang dimaksud tersebut juga menyampaikan semacam kekecewaan mereka. Kaka mencontohkan kejadian di Wonosobo dan tempat lainnya yang saat ini ada dugaan kecurangan, yang membuat KPU gagal menghadirkan akuntabilitas.

Pencoblosan Ulang di Malaysia, KPU Pastikan Penetapan Hasil Pemilu 2024 Tak Lebih dari 20 Maret
"Nah ujungnya jadi KPU gagal menghadirkan akuntabilitas, tapi akarnya dari mana? Akarnya dari perencanaan KPU yang saya pikir tidak mudah untuk dipahami," ungkap Kaka.