JAKARTA - Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi menyoroti perolehan suara sementara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang 'meledak' dalam beberapa hari terakhir. Ia juga membandingkan dengan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan lainnya yang naik turun secara smooth sejak awal perhitungan suara Pemilu 2024.
"PKB naik turun suaranya smooth sejak awal. Demikian juga dengan partai-partai lain. Sementara perolehan suara PSI 'meledak' hanya dlm beberapa hari terakhir saja," cuit Burhanudin dalam laman X @BurhanMuhtadi dikutip, Sabtu (2/3/2024).
Burhan sebagai peneliti senior juga mengatakan bahwa data yang masuk pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU sudah diatas 50 persen dan tidak akan se-dinamis itu perubahan angka pada data yang disajikan.
"Biasanya kalau data masuk di Sirekap sudah besar dan proporsional, suara partai-partai tidak akan se-dinamis ini," ujarnya.
Burhan juga menampilkan grafik lonjakan suara PSI beberapa hari terakhir seiring suara masuk telah mencapai 60 persen ke atas hingga menyentuh 3 persen mendekati ambang batas atau parlementary threshold 4 persen yang ditetapkan KPU.