Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dalam 2 Jam, Suara PSI Bertambah 19 Ribu dan Gelora 15 Ribu di Sirekap KPU

Nur Khabibi , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2024 |07:12 WIB
Dalam 2 Jam, Suara PSI Bertambah 19 Ribu dan Gelora 15 Ribu di Sirekap KPU
Burhanuddin Muhtadi (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Lonjakan drastis perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Gelora di aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap KPU memicu kontroversi. Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi menilai 'ledakan' suara dua partai gurem pendukung Prabowo-Gibran itu janggal karena data yang masuk Sirekap sudah lebih 50 persen.

Bahkan, Burhanudin pun menyebutkan peningkatan suara dua pro pemerintahan Jokowi tersebut mencapai belasan ribu dalam kurun waktu dua jam.

"Biasanya kalau ini sesuai dengan teori namanya the law of large number/teori bilangan besar, jadi kalau sudah masuk banyak data ke Sirekap KPU itu kemungkinan volatilitas suara itu makin kecil terjadi, jadi naik turunnya jadi 0,00 sekian bagi semua partai, kenapa demikian ? karena data masuknya udah banyak apalagi di atas 65%," kata Burhanudin kepada iNews Media Group, Sabtu 2 Maret 2024.

 BACA JUGA:

"Kemudian muncul pertanyaan, kenapa ada dalam 2 jam terakhir 110 (data) TPS masuk kok kemudian PSI naik 19 ribu kemudian Gelora naik 15 ribu, yang lain kenaikan suaranya kecil-kecil," sambungnya.

Kendati demikian, sebagai seorang peneliti, ia tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa perbedaan tersebut terdapat indikasi kecurangan.

Menurutnya, perlu dilakukan pengecekan data formulir hasil c1 TPS antara yang termuat di Sirekap dengan beberapa lembaga survei.

 BACA JUGA:

"Kan TPS-nya ada nomornya, desanya apa kecamatannya apa, bandingkan saja, apakah sama atau tidak, kalau misallkan ada perbedaan mungkin ada kesalahan teknis mungkin juga ada kesalahan nonteknis, nah itu sekarang yang saya belum punya buktinya," ujarnya.

"Tapi intinya, kenaikan suara tajam buat PSI dan gelora dalam beberapa hari terakhir dan itu yang seharusnya kita diskusikan, apakah ini kesalahan teknis di Sirekap KPU atau ada problem lain, nah ini yang kita belum sampai kesimpulan sejauh itu," tambahnya.

Sekedar informasi, raihan suara PSI terpitret melonjak tajam dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, raihan suata itu mendekati ambang batas parlemen yakni sebesar 4%.

Dari data real count KPU yang dipublikasikan di Sirejao pada laman laman web pemilu2024.kpu.go.id, PSI mendapatkan 2.001.493 suara atau 2,68 persen. Data itu diolah dari rekapitulasi suara di 530.776 TPS pada Senin (26/2/2023) pukul 06.00 WIB.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement