Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemungutan Suara Rusia Ditutup, Petahana Vladimir Putin Menang 88% Suara

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2024 |05:32 WIB
Pemungutan Suara Rusia Ditutup, Petahana Vladimir Putin Menang 88% Suara
Putin menang 88% suara usai pemungutan suara ditutup (Foto: Anadolu Agency)
A
A
A

MOSKOW - Petahana Presiden Rusia Vladimir Putin telah memenangkan pemilihan presiden (pilpres) Rusia dengan 87,97% suara. Data ini berdasarkan hasil resmi pertama yang ditunjukkan pada Minggu (17/3/2024) setelah pemungutan suara ditutup.

Angka perolehan ini semakin memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan meskipun ribuan penentangnya melakukan protes siang hari di tempat pemungutan suara dan Amerika Serikat (AS) mengatakan pemilu tersebut tidak bebas dan tidak adil.

Hasil awal ini berarti Putin, yang berusia 71 tahun, akan dengan mudah mendapatkan masa jabatan enam tahun baru yang memungkinkannya menyalip Josef Stalin dan menjadi pemimpin terlama di Rusia selama lebih dari 200 tahun.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga jajak pendapat Public Opinion Foundation (FOM), Putin meraih 87,8% suara, hasil tertinggi dalam sejarah Rusia pasca-Soviet.

Adapun Pusat Penelitian Opini Publik Rusia (VCIOM) menempatkan Putin pada 87%. Hasil resmi pertama menunjukkan bahwa jajak pendapat tersebut akurat.

Kandidat komunis Nikolai Kharitonov berada di urutan kedua dengan hanya di bawah 4%, pendatang baru Vladislav Davankov di urutan ketiga, dan ultra-nasionalis Leonid Slutsky di urutan keempat, berdasarkan hasil yang diperoleh.

Pejabat pemilu mengatakan tingkat partisipasi pemilih secara nasional adalah 74,22% pada pukul 18.00 GMT ketika pemungutan suara ditutup, melampaui tingkat tahun 2018 sebesar 67,5%.

Bagi Putin, mantan letnan kolonel KGB yang pertama kali naik ke tampuk kekuasaan pada 1999, hasil ini dimaksudkan untuk menggarisbawahi kepada Barat bahwa para pemimpinnya harus memperhitungkan keberanian Rusia, baik dalam perang atau damai, selama bertahun-tahun yang akan datang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement