Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ironi Perang Sarung, Dulu Permainan Candaan Kini Jadi Ajang Tawuran Renggut Korban

Shafira Aprilia Hadi , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2024 |06:32 WIB
Ironi Perang Sarung, Dulu Permainan Candaan Kini Jadi Ajang Tawuran Renggut Korban
Perang sarung (Istimewa)
A
A
A

PERANG sarung marak terjadi pada Ramadhan 1445 Hijriah dan sangat meresahkan. Betapa tidak, perang sarung yang dulu hanya sebatas permainan anak-anak, kini justru jadi ajang tawuran hingga menelan korban jiwa.

Perang sarung adalah jenis permainan anak-anak di Indonesia yang lazim terjadi khususnya di Ramadhan. Mereka biasanya mengikat ujung kain sarung hingga berbentuk lancip dipakai untuk memukul teman yang lain.

Ini hanya sebatas bercanda saja dan dilakoni penuh tawa dengan saling balas memecut.

Biasanya perang sarung digelar usai tarawih, saat sahur atau menjelang shalat subuh di bulan puasa.

Belum diketahui dari mana asal-usul permainan ini.

Namun ironinya, saat ini perang sarung telah berubah konsep yang dulunya hanya untuk bercanda menjadi ajang melukai, mengeroyok hingga membunuh lawan.

Malang

Seperti yang terjadi di Malang pada Rabu 13 Maret 2024. Dua kelompok remaja berkumpul untuk perang sarung di area sekitar futsal Widyagama, Jalan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tapi aksi mereka berhasil dibubarkan warga.

Warga mendapati mereka membawa golok dan potongan besi yang disembunyikan di dalam sarungnya untuk mecelakai lawan.

Lampung

Kejadian serupa juga terjadi di Kalianda, Lampung Selatan. Seorang remaja 14 tahun, Levino Rafa Fadila tewas dalam perang antar kelompok anak baru gede Desa Kecapi dan Desa Pematang, pada Senin 18 Maret 2024 malam.

Bekasi

Di Bekasi, Perang sarung juga menewaskan seorang pelajar berinisial AA (17). Peristiwa terjadi di Jalan Arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 16 Maret 2024.

Korban tewas terkena pukulan keras kunci shock berbentuk T di kepalanya saat saling serang dengan sarung.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement