YERUSALEM - Militer Israel mengatakan mereka membunuh seorang komandan Hizbullah dalam serangan udara terhadap sebuah kendaraan di Lebanon pada Minggu (31/3/2024).
Militer pada Minggu (31/3/2024) mengatakan ssebuah pesawat tempur Israel menargetkan Ismail al-Zin di dalam kendaraan di desa Kounine, Lebanon selatan, pada Minggu (31/3/2024).
“Al-Zin adalah sumber pengetahuan penting mengenai rudal anti-tank dan bertanggung jawab atas puluhan serangan rudal anti-tank terhadap warga sipil, komunitas, dan pasukan keamanan Israel,” kata militer, dikutip Reuters.
Dalam pernyataannya di Telegram, kelompok bersenjata Lebanon mengonfirmasi kematian al-Zin.
Militer Israel menggambarkan al-Zin sebagai “komandan penting” di unit anti-tank pasukan elit Radwan Hizbullah, yang telah melakukan serangan ke Israel utara.
Pernyataan Hizbullah tidak merinci apakah al-Zin adalah anggota unit Radwan.
Seperti diketahui, Hizbullah telah saling baku tembak dengan pasukan Israel sejak sekutunya, kelompok Palestina Hamas, melakukan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, yang menyebabkan Israel melancarkan serangan ke Gaza.
Israel telah membunuh 270 anggota Hizbullah dan sekitar 25 anggota unit Radwan, termasuk setidaknya tiga komandan, seperti Wissam Tawil, seorang perwira senior Hizbullah yang memainkan peran utama dalam mengarahkan operasinya di Lebanon selatan.
Penembakan Israel juga telah menewaskan sekitar 50 warga sipil termasuk anak-anak, petugas medis dan jurnalis dan mengenai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan tentara Lebanon.
Pertempuran tersebut telah membuat puluhan ribu orang mengungsi di Lebanon selatan dan Israel utara, di mana militer Israel mengatakan 10 tentara dan delapan warga sipil tewas.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.