Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas 2:1 Jika Kalimalang Macet

Widya Michella , Jurnalis-Minggu, 07 April 2024 |10:21 WIB
Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas 2:1 Jika Kalimalang Macet
Jalur mudik Kalimalang (Foto: MPI)
A
A
A

BEKASI - Kapospam Ipda Irawan di pos pengamanan H.Naman, Jalan Raya Kalimalang, Bekasi mengatakan pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas 2:1 untuk mengurai kemacetan di sore hari pada arus Mudik 2024.

Diperkirakan pemudik di lebaran 2024 akan lebih ramai menjelang sore hingga malam hari. Adapun rekayasa lalu lintas 2:1 misalnya dibuat dua jalur menuju Jakarta sementara dari arah Bekasi dibuat 1 jalur maupun sebaliknya, hal tersebut tergantung kondisi lalin.

"Biasanya mulai ramai sore sekitar habis maghrib mulai didominasi oleh para pemudik. Kalau di khusus Jalan arteri ini kita bikin 2:1 rekayasa di haji naman kalimalang ini kita bikin rekayasa 2:1, jadi dua kali lampu merah baru jalan seperti biasa," kata Ipda Irawan kepada MNC Portal, Minggu (7/4/2024).

Sementara untuk arus lalu lintas (lalin) di jalan arteri Kalimalang yang terletak di jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Minggu (7/4/2024) terlihat cukup landai.

Berdasarkan pantauan MNC Portal, pukul 09.00 WIB, hanya ada beberapa motor dan mobil yang melintasi jalan ini. Kadang-kadang macet dikarenakan ada lampu lalu lintas di pertigaan menuju pondok kopi.

"Untuk sementara harus lalu lintas pagi ini cukup landai masih 1 dan 2 pemudik. Untuk situasi terkini masih sepi untuk para pemudik di jalur arteri H.Naman Kalimalang ini," ucapnya.

Dia mengimbau kepada para pemudik untuk menjaga keselamatan dan tidak banyak membawa barang.

"Untuk himbauan para pemudik jaga keselamatan, jangan bawa barang banyak-banyak dan sesuai dengan kondisi jalan jangan terlalu mengebut," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement