Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perdana Bawa Balita Mudik, Pasangan Muda Ini Siapkan Satu Koper Khusus untuk Anak

Devi Pattricia , Jurnalis-Senin, 08 April 2024 |01:00 WIB
Perdana Bawa Balita Mudik, Pasangan Muda Ini Siapkan Satu Koper Khusus untuk Anak
Pasangan muda lakukan perjalanan mudik bawa bayi (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Mudik lebaran menjadi salah satu waktu yang ditunggu-tunggu bagi para pemudik yang merantau jauh dari kampung halaman. Namun mudik lebaran juga bisa menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi pasangan yang memiliki bayi.

Seperti halnya dengan pasangan muda yang satu ini yaitu Desi Oktavianti (29) dan Radifan (29) yang mudik ke Pekanbaru, Riau, dengan membawa putranya yang masih berusia 1,5 tahun. Ini merupakan kali pertama keduanya melangsungkan mudik dengan membawa anak.

Meski tiket pesawat harganya sedang melambung tinggi, keduanya tetap memilih untuk menggunakan pesawat agar lebih efisien waktu dan lebih nyaman. Terlebih keduanya membawa putra semata wayangnya.

“Kebetulan keluarga saya ada di Sukabumi, kami kerja di Jakarta. Jadi kalau pulang antara ke Sukabumi atau ke Pekanbaru,” kaya Desi Oktavianti kepada MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (7/4/2024).

Desi Oktavianti menjelaskan bahwa dirinya telah menyiapkan satu tas khusus yang berisi berbagai keperluan untuk si kecil, mulai dari popok hingga makanan bayi. Langkah ini ia lakukan demi menghemat waktu dan lebih efisien.

“Paling kalau persiapan itu pertama-tama satu tas harus perlengkapan bayi ya, kayak makannya, popok, dan lain sebagainya. Karena kalo di koper kan susah ya kalau harus buka tutup koper,” ujarnya.

Karena ini pertama kalinya mudik bersama anak yang masih balita, Desi Oktavianti mengkaku cukup kaget dan kesulitan dalam mempersiapkan segala keperluan si kecil.

Meski begitu, ia mencoba untuk lebih sabar dan tenang dalam menghadapi sang buah hati yang tiba-tiba rewel.

Selain tas untuk keperluan bayi, Radifan menjelaskan bahwa mereka juga membawa satu koper khusus yang digunakan untuk menarik segala perlengkapan bayi selama mudik lebaran.

“Kalau bisa dihitung, satu koper itu memang khusus buat bayi,” sahut Radifan.

Keduanya mengaku khawatir apabila putranya merasa tak nyaman saat take off maupun landing. Apalagi penerbangan mereka ke Pekanbaru memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Namun, keduanya telah mempersiapkan mental dan mendapatkan berbagai saran dari rekan-rekannya yang pernah bepergian jauh dengan membawa balita.

“Kami sih khawatirnya pas di pesawat nanti ya, takutnya rewel saat take off sama landingnya gitu, nah itu nanti gimana caranya biar kami bisa nenangin di pesawatnya. Banyak cari tahu juga ke temen-temen yang punya bayi,” jelas Desi Oktavianti.

Keduanya pun berangkat dari kediamannya menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan transportasi umum yaitu Kereta Api (KA) Bandara. Keduanya berangkat dari stasiun awal manggarai lebih awal dari jadwal keberangkatan keretanya.

Hal tersebut dilakukan agar mereka memiliki waktu lebih untuk memberi makan dan mengganti popok putranya sebelum penerbangan. Mereka pun telah memesan tiket KA Bandara jauh sebelum hari keberangkatannya. Mereka khawatir jika kehabisan tiket kereta.

“Awalnya kami khawatir, kalau pesan tiket di hari H itu tiketnya habis. Jadi kami pesan dari jauh-jauh hari lewat online,” pungkas Radifan.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement